KARAKTERISTIK HUKUM ISLAM PADA ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG

Main Article Content

Fitra Mulyawan
Dora Tiara

Abstract

Dalam perkembangan Hukum Nasional Indonesia, keberadaan hukum Islam sangat penting, selain sebagai materi bagi penyusunan hukum nasional, hukum Islam juga menjadi inspirator dan dinamisator dalam perkembangan hukum nasional. Di samping itu, kajian tentang sejarah hukum Islam di Indonesia juga dapat dijadikan sebagai salah satu pijakan bagi umat Islam secara khusus untuk menentukan strategi yang tepat di masa depan dalam mendekatkan dan “mengakrabkan” bangsa ini dengan hukum Islam. Tidak dapat dipungkiri bahwa umat Islam di Indonesia adalah unsur paling mayoritas. Dalam tataran dunia Islam internasional, umat Islam Indonesia bahkan dapat disebut sebagai komunitas muslim paling besar yang berkumpul dalam satu batas teritorial kenegaraan. maka ada beberapa pengidentifikasian masalah mengenai hal itu yaitu bagaimana perkembangan serta karakteristik Hukum Islam pada zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Oleh karena itu karakteristik hukum Islam di Indonesia pada zaman penjajahan Belanda, para ahli sejarah hukum membaginya menjadi dua periode: pertama, periode penerimaan hukum Islam sepenuhnya atau yang biasa disebut reseption in Complexu. Kedua, periode penerimaan hukum Islam oleh hukum adat yang biasa disebut teori receptie. Karakteristik hukum Islam di Indonesia pada zaman penjajahan Jepang yaitu mengenai posisi hukum Islam dalam system hukum nasional pada masa kolonial Jepang tidak ada perubahan yang berarti dari periode sebelumnya. Hanya merubah nama-nama lembaga yang ada pada masa penjajahan Belanda ke dalam bhasa Jepang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Mulyawan, F., & Tiara, D. (2020). KARAKTERISTIK HUKUM ISLAM PADA ZAMAN PENJAJAHAN BELANDA DAN JEPANG. UNES Law Review, 3(2), 113-125. https://doi.org/10.31933/unesrev.v3i2.151
Section
Articles

References

Ahmad Noeh dari Islamic Courts in Indonesia, Jakarta: PT. Intermasa, 1986.
Aqib Suminto, Politik Islam Hindia Belanda, Jakarta : LP3ES, 1986.
Asasriwarni, Sejarah Peradilan Islam, Padang, IAIN Press, 2008.
Bahtiar Effendy, Islam dan Negara: Transformasi Pemikiran dan Praktek Politik Islam di Indonesia, Jakarta: Paramadina, 1998
Busthanul Arifin, Budaya Hukum itu Telah Mati, Jakarta : Kongres Umat Islam, 1998.
Chtijanto, “Pengadilan Agama sebagai Wadah Perjuangan Mengisi Kemerdekaan Bangsa”, dalam Kenang-kenangan Seabad Pengadilan Agama, Jakarta: Dirbinbapera Dep. Agama RI, 1985.
Daniel S. Lev, Peradilan Agama di Indonesia, Terjemah oleh Zaini Idris Ramulyo, Beberapa Masalah tentang Hukum Acara Perdata Peradilan Agama dan Hukum Perkawinan Islam, Jakarta: Ind-Hillco, 1992.
Ismail Suny, “Kedudukan Hukum Islam dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia” dalam Amrullah Ahmad et.al (ed.), Prospek Hukum Islam Kerangka Pembangunan Hukum Nasional di Indonesia : Sebuah Kenangan 65 Tahun Prof. Dr. H. Busthanul Arifin, SH, Jakarta: PP IKAHA, 1994.
Juhaya S. Praja, “Pengantar” dalam Eddi Rudiana Arief, Hukum Islam Di Indonesia Perkembangan dan Pembentukan, Bandung: Remaja Rosda Karya, 1991.
Muhammad Daud Ali, “Kedudukan Hukum Islam dalam Sistem Hukum Indonesia”, dalam Taufik Abdullah dan Sharon Shiddique (ed.), Tradisi dan Kebangkitan Islam di Asia Tenggara, Jakarta : LP3S, 1989.
____________________, Hukum Islam; Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2004.
Muhammad Hasan al-Aydrus, Penyebaran Islam di Asia Tenggara, Jakarta: Lentera, 1996.
Munawir Sjadzali, “Landasan Pemikiran Politik Hukum Islam dalam Rangka Menentukan Peradilan Agama di Indonesia” dalam Hukum Islam di Indonesia: Pemikiran dan Praktek, Bandung: Remaja Rosdakarya, 1994.
Proyek IAIN Syahid, Laporan Penelitian tentang Teori Resepsi, Jakarta: Lembaga Penelitian, 1981.
R. Tresna, Peradilan Indonesia dari Abad ke-Abad, Jakarta: Pradnya Paramita, 1978.
Ramly Hutabarat, Kedudukan Hukum Islam dalam Konstitusi-Konstitusi Indonesia
Ratno Lukito, Pergumulan Antara Hukum Islam dan Adat di Indonesia, Jakarta : INIS, 1998.
Samsul Hadi & Abdurrahman, Perkembangan Ringkas Hukum Islam Di Indonesia Jakarta: Akademika Prasindo, 1984.
Sajuti Thalib, Receptio a Contrario : Hubungan antara Hukum Adat dan Hukum Islam, Jakarta : Bina Aksara, 1985.
Sukarsi dari Ambtelijke Adviezen van C. Snouck Hurgronje, Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya kepada Pemerintah Hindia-Belanda 1889-1936, Jakarta : 1994.
Suparman Usman, Hukum Islam: Asas-Asas dan Pengantar Studi Hukum Islam dan Tata Hukum Indonesia, Jakarta : Gaya Media Pratama, 2001.
Supomo, Sejarah Politik Hukum Adat, Jakarta : Pranya Paramita, 1982.
Taufik Abdullah, “BPUPKI: Sebuah Episode di Panggung Sejarah”, dalam Kompas, Sabtu, tanggal 1 Januari 2000.
Utrecht, Pengantar dalam Hukum Indonesia, Jakarta : Balai Buku Ikhtiar,1961.
Zainal Abidin Abu Bakar, Pengaruh Hukum Islam Dalam Sistem Hukum di Indonesia, dalam Jurnal dua Bulanan Mimbar Hukum, No. 9, Tahun IV 1993.