Upaya Hukum Terhadap Perbuatan Wanprestasi dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah

Main Article Content

Audrey Bintang Silado
Moody R. Syailendra

Abstract

The binding sale and purchase agreement is carried out with the aim of protecting the interests of the parties from acts of broken promises or default. Default is a situation where one of the bound parties is negligent or does not fulfill the obligations stipulated in the agreement. The problem in this research is the legal strength of the Sale and Purchase Agreement from a Civil Law perspective and how to resolve defaults in the Sale and Purchase Agreement on land. The aim of this research is to analyze the legal strength of binding sales and purchase agreements and to analyze legal remedies for resolving defaults in binding Sales and Purchase Agreements. The writing method used in this writing is normative. The research results show that the legal status of the Deed of Sale and Purchase Agreement as an initial agreement which is an authentic deed has perfect binding legal force and legal remedies for acts of default against PPJB can be carried out through litigation and non-litigation methods. The legal consequences of default are cancellation of the agreement, compensation, transfer of risk and payment of court costs.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bintang Silado, A., & Syailendra, M. R. (2023). Upaya Hukum Terhadap Perbuatan Wanprestasi dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah. UNES Law Review, 6(2), 5647-5658. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i2.1392
Section
Articles

References

Adi Nugroho, Susanti. Mediasi Sebagai Alternative Penyelesaian Sengketa. (Jakarta : Telaga Ilmu Indonesia, 2009).
Aisyah Octariani, Varah, et al. “Pembatalan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Ruko Akibat Wanprestasi”. Repertorium Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan. Volume 10 Nomor 02 Tahun 2021.
Angesti Anas Kapindha, Ros, et al. ”Efektivitas dan Efisiensi Alternative Dispute Resolution (ADR) Sebagai Salah Satu Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Indonesia”. Privat Law. Volume 12 Nomor 04 Tahun 2014.
Anita Sinaga, Niru, dan Nurlely Darwis. “Wanprestasi dan Akibatnya Dalam Pelaksanaan Perjanjian”. Jurnal Mitra Manajemen. Volume 07 Nomor 02 Tahun 2015.
Anonim. “Bentuk Penyelesaian Sengketa Wanprestasi Dalam Perjanjian Makan Hasil.” opac.fhukum.unpatti.ac.id.
Athia Nur Hidayati, Shafira, et al. “Analisis Perbuatan Wanprestasi Dalam Perjanjian Kerja Sama”. Diakses dari : https://www.researchgate.net/publication/366135430_ANALISIS_PERBUATAN_WANPRESTASI_DALAM_PERJANJIAN_KERJASAMA.
Ayuk Septianingsih, Komang, et al. “Kekuatan Alat Bukti Akta Otentik Dalam Pembuktian Perkara Perdata”. Jurnal Analogi Hukum. Volume 02 Nomor 03 Tahun 2020.
Budiono, Herlien. ”Pengikatan Jual Beli dan Kuasa Mutlak”. Majalah Renvoi. Edisi Tahun I Nomor 10 Tahun 2004.
Caesar Elang Palar, Vicky, dan Mohammad Fajri Mekka Putra. “Wanprestasi Terhadap Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Rumah Susun yang Dibuat oleh Notaris”. AL-MANHAJ Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam. Volume 05 Nomor 01 Tahun 2023.
Chaerunissa. “Legal Problematics Differences in Land & Building Transactions with Validation of Cost of Obtaining Rights to Land & Building (Perda No. 2 of 2011 In Kendari City)”. Sultan Agung Notary Law Review. Volume 02 Nomor 04 Tahun 2020.
Chistie, Shinta. 2012. Aspek Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Sebagai Tahapan Jual Beli Hak Atas Tanah. (Tesis, Universitas Indonesia).
Gracella Pinem, Tania, et al. “TINJAUAN YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI PERJANJIAN JUAL-BELI TANAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NOMOR 304/PDT/2018/PT.MEDAN)”. Jurnal Beleidsregel. Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022.
Habib, Adjie. Hukum Notaris Indonesia. Cetakan ke-3. (Surabaya : Refika Aditama, 2010).
Handayani Daswar, Pratiwi. 2021. ANALISIS YURIDIS TERHADAP WANPRESTASI DALAM PENGIKATAN JUAL BELI TANAH DAN BANGUNAN DI KOTA MAKASSAR. (Skripsi, Universitas Bosowo).
Hendra Winarta, Frans. Hukum Penyelesaian Sengketa Arbitrase Nasional Indonesia dan Internasional. (Jakarta : Sinar Grafika, 2012).
HS, Salim. Hukum Kontrak, Teori & Teknik Penyusunan Kontrak. (Jakarta: Sinar Grafika, 2003).
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pasal 1313.
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pasal 1320.
Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pasal 1266.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Penyelesaian Alternatif (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3872). Pasal 1 Ayat 10.
Indonesia. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Penyelesaian Alternatif (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 138, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3872). Pasal 1 Ayat 1.
Muhammad, Abdulkadir. Hukum Perjanjian. (Jakarta : Citra Aditya Bakti, 1986).
Nadia, Yessi. Penyelesaian Sengketa Litigasi dan Non-Litigasi (Tinjauan Terhadap Mediasi dalam Pengadilan Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. Diakses dari : https://www.academia.edu/29831296/Penyelesaian-Sengketa-Litigasi-dan
Pradnyaswari, A.A.”UPAYA HUKUM PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KENDARAAN (RENT A CAR)”. Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar. Diakses dari : https://www.neliti.com/publications/29380/upaya-hukum-penyelesaian-wanprestasi-dalam-perjanjian-sewa-menyewa-kendaraan-ren
Prodjodikoro, Wirjono. Azas-Azas Hukum Perjanjian. (Bandung : Mandar Maju, 2015).
Rusli, Hardijan. Hukum Perjanjian Indonesia dan Common Law. (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 2016).
Sasauw, Christin .”Tinjauan Yuridis Tentang Kekuatan Mengikat Suatu Akta Notaris”. Lex Privatum. Volume III Nomor 1 Tahun 2015.
Setiawati, Anda. ”Upaya Hukum Terkait Masalah Penjualan Rumah Susun Yang Diikat Dengan PPJB”. Hukum Pidana dan Pembangunan Hukum. Volume 01 Nomor 02 Tahun 2019.
Sri Murni, Christiana. ”PERALIHAN HAK ATAS TANAH TANPA SERTIFIKAT”. Jurnal Hukum. Volume 04 Nomor 02 Tahun 2018.
Subekti. Hukum Perjanjian. (Jakarta : PT Intermassa, 1987).
Vianus Puspa Negara, Okta, dan Armansyah. ”Kedudukan Hukum Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Akibat Wanprestasi” (Analisis Putusan Nomor 2362K/PDT/2019)”. Jurnal Kemahasiswaan Hukum & Kenotariatan Imanot. Volume 02 Nomor 01 Tahun 2022.
Wayan Widiantara, I., Dan I. Made Sarjana.”Upaya Hukum Dari Konsumen Yang Mengalami Wanprestasi Dalam Transaksi Jual Beli Online”. Jurnal Kertha Desa. Volume 09 Nomor 05 Tahun 2021.
Yogi Yustyawa, Gde, dan Marwanto. “AKIBAT HUKUM WANPRESTASI YANG DILAKUKAN OLEH PEMBELI DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TANAH YANG BELUM LUNAS DI KABUPATEN BADUNG”. Jurnal Kertha Semaya. Volume 03 Nomor 03 Tahun 2015.
Zaky Adriansa, M., et al. ”Kekuatan Hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Dibuat Dibawah Tangan”. Progresif : Jurnal Hukum XVI .Volume 16 Nomor 02 Tahun 2022.