Pemenuhan Hak Konstitusional Warga Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 oleh KPUD Kota Semarang

Main Article Content

Fajar Prima Julian

Abstract

The main focus of Pilkada's implementation in this pandemic is that the protection of basic rights in the form of the fulfillment of political rights and the right to health must be placed on an equal footing rather than contradictory to each other. That is. This study aims to identify and analyze the urgent reasons for the fulfillment of basic rights in the 2020 regional leader elections in the Covid-19 pandemic. The problem approach in this study uses normative law. This approach explores theories, concepts, legal principles, and laws related to this study, with a focus on examining the application of rules or norms in positive law. The urgency of fulfilling political and health rights may have been addressed appropriately, but violations of health protocols should be monitored during the preparation and implementation of Pilkada. From the perspective of three basic legal values, only the value of legal certainty regarding the enforcement or imposition of sanctions in the event of a breach of a health protocol is not finely and clearly regulated by PKPU.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Julian, F. P. (2023). Pemenuhan Hak Konstitusional Warga Negara dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 oleh KPUD Kota Semarang. UNES Law Review, 6(2), 5251-5262. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i2.1291
Section
Articles

References

Ansori. (2016). Penghilangan Hak Politik Perspektif Sistem Demokrasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila, Vol.1,(No.1), 45–62. http://dx.doi.org/10.17977/um019v1i12016p007
Arifulloh, A. (2015). Pelaksanaan Pilkada Serentak yang Demokratis, Damai, dan Bermartabat. Jurnal Pembaharuan Hukum, Vol.2,(No.1), 28.
http://dx.doi.org/10.26532/jph.v3i3.1376
Budi, A., & Pamungkas, W. A. (2020). Partisanship in Crisis: Public Response to Covid-19 Pandemic in Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Vol.24,(No.1), 15–32.
https://doi.org/10.22146/jsp.56443
Erlambang, F. P. (2020). Polemik Pilkada Langsung Di Masa Pandemi Covid-19 Dalam Prespektif Sosiologi Hukum. Jurnal Pascasarjana Hukum UNS, Vol.8,(No.2), 112–126.
https://doi.org/10.20961/hpe.v8i2.49761
Fachrezy, A. R. A., Pondaag, A. H., & Lumunon, T. H. W. (2021). Hak Kesehatan Dalam Pilkada Dimasa Pandemi Covid-19 Bedasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020. Lex Crimen, Vol.10,(No.13), 55–63.
http://dx.doi.org/10.26532/jph.v3i3.1376
Faridhi, A., Yandra, A., & Fahmi, S. (2022). Model Pelanggaran dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Pelalawan Berdasarkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. Journal of Election and Leadership, Vol.3,(No.1), 17-28. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/joels.v3i1.8396
Husnulwati, S. (2021). Tinjauan Hukum Terkait Kampanye Pilkada Di Tengah Pandemi Covid-19. Solusi, Vol.19,(No.1), 67–76. https://doi.org/https://doi.org/10.36546/solusi.v19i1.318
Isriawaty, F. S. (2015). Tanggung Jawab Negara Dalam Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Masyarakat Berdasarkan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Ilmu Hukum Legal Opinion, Vol.2,(No.3),1–10.
https://media.neliti.com/media/publications/152126-ID-none.pdf
Julyano, M., & Sulistyawan, A. Y. (2019). Pemahaman Terhadap Asas Kepastian Hukum Melalui Konstruksi Penalaran Positivisme Hukum. Jurnal Crepido,Vol.1,(No.1), 13–22. https://doi.org/10.14710/crepido.1.1.13-22
Kennedy, R., & Suhendarto, B. P. (2020). Alternatif Pola Pengisian Jabatan Kepala Daerah di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, Vol.2,(No2),13–23.
https://doi.org/10.14710/jphi.v2i2.188-205
Labodo, M., & Ilham, T. I. (2016). Penguatan Demokrasi: Partai Politik Dan (Sistem) Pemilu Sebagai Pilar Demokrasi. Masyarakat Indonesia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia, Vol.42,(No.1), 115–126.
https://doi.org/10.14203/jmi.v42i1.359
Landman, T., & Splendore, L. D. G. (2020). Pandemic democracy: Elections and Covid-19. Journal Of Risk Research, Vol.23,(No.8), 1–14. https://doi.org/10.1080/13669877.2020.1765003
M.,I., Susanto., & W, S. (2020). Creating an Efficient Justice System with ECourt System in State Court and Religious Court of Rights. International, Journal of Arts and Social Science, Vol.3,(No.3), 354–361.
https://www.ijassjournal.com/2020/V3I3/41465751995.pdf
Nugraha, H. S. (2018). Gagasan Amandemen Ulang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Lex Renaissance, Vol.3,(No1), 61–85.
https://doi.org/10.20885/JLR.vol3.iss1.art11
Pan Mohamad Faiz. (2019). Teori Keadilan John Rawls (John Rawls’ Theory of Justice). Jurnal Konstitusi, Vol.6,(No.1), 135–149.
http://dx.doi.org/10.2139/ssrn.2847573
Riadi, R. (2021). Strategi Penanganan Bencana Non-Alam Covid-19 Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020. Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, Vol.2,(No.2), 1–21.
https://doi.org/10.46874/tkp.v3i1
Ristyawati, A. (2020). Efektivitas Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Pada Masa Pandemi Darurat Covid-19 di Indonesia. Jurnal Crepido,Vol.2,(No.2), 85–96.
https://doi.org/10.14710/crepido.2.2.85-96
Riwanto, A. (2017). Mewujudkan Hukum Berkeadilan Secara Progresif Perspektif Pancasila. Jurnal Ilmu Syari’ah Dan Hukum, Vol.2,(No.2), 1-14.
https://doi.org/10.22515/al-ahkam.v2i2.1068
Rohim, N. (2016). Gagasan Pemilukada Serentak dan Implikasinya Terhadap Pesta Demokrasi yang Efektif dan Efisien. Jurnal Nanggroe, Vol.3,(No.3), 1–12.
https://doi.org/10.23887/jld.v1i1.366
Sakbani, Y. (2020). Urgensi Manajemen Risiko Pemilu Pada Pilkada 2020 Di Tengah Pandemi Covid-19 (Studi Perlindungan Hak Pilih Warga Masyarakat). Jurnal Wacana Politik, Vol.5,(No.2), 124–134.
https://doi.org/10.24198/jwp.v5i2.29481
Santoso, C. J., Djongga, Heriyandi, Hutasoit, J., & Anam, K. (2021). Politik Hukum Nasional Dalam Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak Saat Pandemi Covid-19. Jurnal Lex Specialis, Vol.1,(No.1), 27–42.
http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/jlsp/index
Sodikin. (2014). Pemilu Serentak (Pemilu Legislatif dengan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden) dan Penguatan Sistem Presidensiil. Jurnal Rechtsvinding, Vol.3,(No.1), 49-60.
http://dx.doi.org/10.33331/rechtsvinding.v3i1.54
Susanto, E. (2021). Sila Ke-Empat Pancasila Dan Iklim Demokrasi Indonesia Saat Ini. Masalah-Masalah Hukum, Vol.50,(No.1), 84–93. https://doi.org/10.14710/mmh.50.1.2021.84-93
Wada, I. A. (2021). Refleksi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020: Suatu Kajian Tentang Demokrasi di Indonesia. Jurnal Yustika: Media Hukum Dan Keadilan, Vol.24,(No.2), 91–102.
https://doi.org/10.23887/jld.v24i2.216
Wijaya, H. (2020). Menakar drajad Kepastian Hukum dalam Pemilu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. Jurnal, Universitas Airlangga, Vol.4,(No.1), 82-96.
https://doi.org/10.38043/jids.v4i1.2276
Wiratraman, H. P., Izzaty, R., & Faizal, A. (2020). Dilema Konstitusional: Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19. Rechtsidee, Vol.7,(No.1), 1–16.
https://doi.org/10.21070/jihr.2020.7.704
Yusdiyanto, Y. (2017). Makna Filosofis Nilai-Nilai Sila Ke-Empat Pancasila Dalam Sistem Demokrasi Di Indonesia. FIAT JUSTISIA, Vol.10,(No.2), 251–272.
https://doi.org/https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v10no2.623
BUKU
Asshidiqie, J. (2018). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika
Hertanto. (2021). Pilkada Di Masa Pandemi: Tantangan Dan Harapan Dari Beragam Perspektif. Lampung: CV. Anugrah Utama Raharja.
Huda, N., & Imam Nasef. (2017). Penataan Demokrasi & Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi. Jakarta: Prenada Media.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2010). Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji (1st ed.). Rajawali Pers.
INTERNET
Chusna Farisa, F. (2020). UPDATE: 315.714 Kasus Covid-19 di Indonesia dan 5 Daerah dengan Kasus Tertinggi. Kompas.Com. https://nasional.kompas.com/read/2020/10/08/07552211/update-315714-kasus-covid-19-di-indonesia-dan-5-daerah-dengan-kasus?page=all.