Kebocoran Data Pribadi Akibat Penagihan Utang Pinjaman Online Ilegal

Main Article Content

Lutvy Priambono
Sudirman Sudirman
Wahyudi Umar

Abstract

Penelitian ini berupaya mengatasi masalah perlindungan hak-hak konsumen dari penyalahgunaan data debitur setelah gagal bayar pinjaman online yang ilegal. Penelitian ini menggunakan metode normatif, menggabungkan pendekatan hukum, konseptual, dan faktual. Temuan ini menyoroti bahwa meskipun pengawasan dan pengaturan pinjaman online dibahas dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.05/2022, contoh penagihan utang melalui ancaman, teror, dan penyebaran data pribadi kepada publik tetap ada. Menjamurnya perusahaan pinjaman online ilegal dan individu yang menggunakan cara ilegal membuat banyak korban rentan terhadap pengungkapan informasi pribadi yang tidak sah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lutvy Priambono, Sudirman, S., & Umar, W. (2024). Kebocoran Data Pribadi Akibat Penagihan Utang Pinjaman Online Ilegal. UNES Law Review, 6(4), 11238-11243. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.2068
Section
Articles

References

Afreda, Donna, and Sugi Rahayu. 2018. “Kontribusi Satgas Waspada Investasi Dalam Penanggulangan Investasi Ilegal Di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Journal of Public Policy and Administration Research 3(5): 562–76.
Arvante, Jeremy Zefanya Yaka. 2022. “Dampak Permasalahan Pinjaman Online Dan Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Pinjaman Online.” Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal 2(1): 73–87.
Aziz, Dian Andi Nur, Siswo Hadi Sumantri, and Anang Puji Utama. 2020. “Kebijakan Pelindungan Data Pribadi Dalam Pinjaman Online Berdasarkan Pendekatan Human Security.” Jurnal Damai dan Resolusi Konflik 6(3): 418–48.
Kusmiati, N. Ike. 2016. “Undue Influence Sebagai Faktor Penyebab Cacat Kehendak Diluar Kuhperdata, Dalam Upaya Mengisi Kekosongan Hukum.” Litigasi 17(1): 3256–83.
Marginingsih, Ratnawaty. 2021. “Financial Technology (Fintech) Dalam Inklusi Keuangan Nasional Di Masa Pandemi Covid-19.” Moneter - Jurnal Akuntansi dan Keuangan 8(1): 56–64.
Novita, Windy Sonya, and Moch. Najib Imanullah. 2020. “ASPEK HUKUM PEER TO PEER LENDING (Identifikasi Permasalahan Hukum Dan Mekanisme Penyelesaian).” Jurnal Privat Law 8(1): 151.
OJK. 2021. “Infografis OJK Bersama Kementerian Atau Lembaga Terkait Berkomitmen Berantas Pinjol Ilegal.” ojk.go.id. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/info-terkini/Pages/Infografis-OJK-Bersama-Kementerian-atau-Lembaga-Terkait-Berkomitmen-Berantas-Pinjol-Ilegal.aspx (April 9, 2024).
Pakpahan, Marlina Elisabeth, Suhaila Zulkifli, and Atika Sunarto. 2022. “Perlindungan Hukum Pemberian Kredit Secara Digitalisasi Kepada Debitur Masa Perkembangan Financial Technology (Fintech).” JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana 5(1): 120.
Poernomo, Sri Lestari. 2022. “Perlindungan Hukum Konsumen Terhadap Praktik Teknologi Finansial Ilegal Dalam Bentuk Pinjaman Online Ilegal.” Mimbar Keadilan 15(1): 134–48.
Sari, Berlian Harina. 2022. “Penegakan Hukum Terhadap Aplikasi Pinjaman Online Illegal Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen.” Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi 9(1): 163.
Wijayanti, Sheila. 2022. “Dampak Aplikasi Pinjaman Online Terhadap Kebutuhan Dan Gaya Hidup Konsumtif Buruh Pabrik.” MIZANIA: Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi 2(2): 230–35.
Wikanto, Adi. 2023. “Ini Daftar 85 Pinjol Ilegal Terbaru Maret 2023, Cek Aplikasi Pinjol Legal OJK.” keuangan.kontan.co.id. https://keuangan.kontan.co.id/news/ini-daftar-85-pinjol-ilegal-terbaru-maret-2023-cek-aplikasi-pinjol-legal-ojk (April 9, 2024).