Pertanggungjawaban Notaris Atas Pembuatan Akta Pernyataan Kepemilikan Bersama Pada Sebidang Tanah (Studi Kasus Putusan Nomor 191/Pdt.G/2019/Pn.Sda)

Authors

  • Vanessa Utami Universitas Andalas
  • Yuslim Universitas Andalas
  • Wetria Fauzi Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.31933/unesrev.v7i4.2438

Keywords:

Notary Accountability, Authentic Deeds, Joint Property, Unlawful Acts

Abstract

Notaries as public officials who are authorized to make authentic deeds are regulated in the Notary Law Number 30 of 2004 as amended by Law Number 2 of 2014 concerning the Notary Law (UUJN). Authentic deeds function as valid evidence in civil law according to Article 1870 of the Civil Code (KUHPerdata). However, in exercising their authority, notaries are required to ensure the material validity of the deeds made, especially regarding the object of joint property rights as regulated in Articles 35 and 36 of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage and Article 119 of the Civil Code. The formulation of the problem in this study is How is the judge's legal consideration of court decision number 191 / Pdt.G / 2019 / PN.Sda related to the making of a deed of joint ownership statement on a plot of land, how is the notary's responsibility for making a deed of joint ownership statement on a plot of land in court decision number 191 / Pdt.G / 2019 / PN.Sda, The purpose of writing this thesis is To find out and analyze the judge's legal considerations regarding court decision number 191 / Pdt.G / 2019 / PN.Sda related to making a deed of joint ownership statement on a plot of land, To find out and analyze the notary's responsibility for making a deed of joint ownership statement on a plot of land in court decision number 191 / Pdt.G / 2019 / PN.Sda, the method used in this study is normative juridical. The study shows that the judge in this decision considered the deed of joint ownership statement to be null and void because it was made without the consent of both husband and wife which is a basic requirement as regulated in Article 36 of the Marriage Law. The judge stated that the defendants' actions were unlawful acts that were detrimental to the plaintiff, so that the deed did not have binding legal force. In terms of accountability, the notary was declared negligent in ensuring the involvement of all parties interested in the joint property. As a result, the deed made was declared null and void by law, and the notary was responsible civilly, administratively, and the notary's code of ethics in accordance with the provisions of the Notary Law.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Ghofur Anshori, 2009, Lembaga Kenotariatan Indonesia, Perspektif Hukum dan Etika, UII Press, Yogyakarta
Abdulkadir Muhammad, 2010, Hukum Perusahaan Indonesia, Citra Aditya Bakti, Bandung
Abdul Manan, 2006, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia, Jakarta, Kencana
Achmad Ali, 2002, Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis), Penerbit Toko Gunung Agung, Jakarta
Achmad Ali , 2015, Menguak Tabir Hukum, Kencana, Jakarta
Agus Pandoman, 2017, Teknik Pembuatan Akta-Akta Notaris, (Yogyakarta: Raga Utama Kreasi)
Ahdiana Yuni Lestari & Endang Heriyani, 2009, Kontrak Dan Aqad, Yogyakarta, Mocomedia
Amiruddin dan Zainal Asikin, 2012, Pengantar Metode Penelitian Hukum, Raja GrafindoPersada, Jakarta
Bambang Sunggono, 2007, Metode Penelitian Hukum, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta
Cansil dan Cristhine Cansil, 2007, Pokok-Pokok Hukum Pidana, Pradnya Paramita, Jakarta
Cst Kansil, Christine , S.T Kansil, Engelien R, Palandeng dan Godlieb N Mamahit, 2009, Kamus Istilah Hukum, Jakarta
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta, Balai Pustaka
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2006, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta
Dominikus Rato, 2010, Filsafat Hukum Mencari: Memahami dan Memahami Hukum, Laksbang Pressindo, Yogyakarta
F. Soegeng Istanto, 1994, Hukum Internasional, Penerbitan UAJ, YogyakartA
Habib Adjie, 2008, Sanksi Perdata dan Administratif Terhadap Notaris Sebagai Pejabat Publik, Bandung, PT Refika Aditama
Habib Adjie, 2009, Hukum Notaris Indonesia, Refika Aditama, Jakarta
Habib Adjie, 2013, Kebatalan dan Pembatalan Akta Notaris, cetakan 2, PT. Refika Aditama, Bandung
Habib Adjie, 2014, Hukum Notaris Indonesia Tafsir tematik Terhadap UU No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris, Cet.4, Bandung, PT Refika Aditama
Habib Adjie, 2015, Kebatalan dan Pembatalan Akta Notaris, Bandung: PT Refika Aditama
Hans Kelsen, 2006, Teori Hukum Murni, terjemahan Raisul Mutaqien, Bandung, Nuansa & Nusamedia
Habib Adjie, 2007, Pengantar Teori Hukum, Kompas, Jakarta
Happy Susanto, 2008, Pembagian Harta Gono-Gini Saat Terjadinya Perceraian, Jakarta, Visi Media
Hartanti Sulihandari dan Nisya Rifiani, 2017, (dalam buku Suparman Marzuki), Etika & Kode Etik Profesi Hukum, (Yogyakarta, FH UII Press)
Hendri Jayadi, 2022, Hukum Acara Perdata, Publika Sosial Media, Jakarta
Ilhami Bisri, 2005, Sistem Hukum Indonesia, PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta
Matahari Giska, Gegana, 2011, “Penerapan Prinsip Tanggung Renteng dalam Hal Kreditur Melakukan Wanprestasi terhadap Perjanjian Kredit Sindikasi”, Jakarta, Universitas Indonesia
M. Lutfan Hadi Darus, 2017, Hukum Notariat Dan Tanggungjawab Jabatan Notaris, Yogyakarta, UII Press
Moeljanto, 2008, Asas-asas Hukum Pidana. Rineka Cipta, Jakarta
Mohammad Idris Ramulyo, 2000, Hukum Perkawinan, Hukum Kewarisan, Hukum Peradilan Agama dan Zakat Menurut Hukum Islam, Jakarta, Sinar Grafika
MR. Martiman, 2011, Hukum Perkawinan Indonesia, Cetakan Ketiga, Jakarta, Indonesia Legal Center Publishing
M. Sollylubis dalam Salim, HS, 2010, Perkembangan Teori Dalam Ilmu Hukum, Rajawali Pers, Jakarta
M. Syamsudin, 2021, Mahir Meneliti Permasalahan Hukum, Prenada Media Group, Jakarta
Mukti Arto, 2004, Praktek Perkara Perdata pada Pengadilan Agama, cet ke V, Yogyakarta, Pustaka Pelajar
Munir Fuady, 2014, Konsep Hukum Perdata, Raja Grafindo Persada, Jakarta
Nico, 2003, Tanggung Jawab Notaris Selaku Pejabat Umum, Center for Documentation and Studiesof Business Law, Yogyakarta
Peter Mahmud Marzuki, 2008, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana, Jakarta
Purnadi Purbacaraka, 2010, Perihal Kaidah Hukum, Bandung, Citra Aditya
R. Abdoel Djamali, 2009, Pengantar Hukum Indonesia, Rajawali Pers, Jakarta
Riduan Syahrani, 2010, Rangkuman Intisari Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung
Salim. HS, 2016, Teknik Pembuatam Akta Satu ( Konsep Teoretis, Kewenangan Notaris, Bentuk dan Minuta Akta), Jakarta, Edisi 1, Cetakan 2, Rajawali Pers
Salim HS dan Erlies Septiana Nurbani, 2017, Penerapan Teori Hukum Pada Penelitian Disertasi dan Tesis, Buku Kedua, Rajawali Pres, Jakarta
Soekidjo Notoatmojo, 2010, Etika dan Hukum Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta
Soerjono Soekanto, 2007, Pengantar Penelitian Hukum, UI-press, Jakarta
Subekti, 2010, Hukum Pembuktian, Pradnya Paramita, Jakarta
Sudarsono, 2005, Kamus Hukum, cetakan keempat, jakarta, Rineka cipta
Sudikno Mertokusumo, 2009, Hukum Acara Perdata Indonesia, Liberty,Yogyakarta
Syamsul Sidharta, 2010, Tugas dan Kewenangan Notaris dalam Pembuatan Akta Otentik, Prenada Media, Jakarta
Tihami & Sobari Sahrani, 2013, Fikih Munakahat Kajian Fikih Lengkap, Cetakan 3, Jakarta, Rajawali Pers
Titik Triwulan Tutik, 2008, Hukum Perdata Dalam System Hukum Nasional, Kencana, Surabaya
Wirjono Prodjodikoro, 2011, Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia, Refika Aditama, Bandung
Zainuddin Ali, 2009, Metode Penulisan Hukum, Sinar Grafika, Jakarta
, 2013, Metode Penelitian Hukum, Jakarta, Sinar Grafika
Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945
Kitab Hukum Undang-Undang Perdata
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Jabatan Notaris
Putusan Pengadilan Nomor 191/Pdt.G/2019/PN.Sda
Anita Afriana, 2020, “Kedudukan Dan Tanggung Jawab Notaris Sebagai Pihak Dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Indonesia Terkait Akta Yang Dibuatnya” Jurnal Poros Hukum Padjadjaran,Vol. 1 No. 2
Arifin Ali Mustofa, 2017, Tinjauan Asas keadilan, Kepastian Hukum, dan Kemanfaatan Dalam Putusan Hakim Terhadap Pembagian Harta Bersama Dalam Kasus Perceraian, Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Surakarta
Dedy Mulyana dan Rika Kurniasari Abdughani, Juni 2021, Tanggung Jawab Notaris/Ppat Terhadap Akta Jual Beli Tanah Yang Batal Demi Hukum, Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora, Vol. 1 No. 1, Fakultas Hukum, Universitas Pasundan
Dwika,“Keadilan dari Dimensi Sistem Hukum”, http://hukum.kompasiana.com. (02/04/2011), diakses pada 17 November 2024
Isnadul Hamdi, 2018, “Perluasan Makna Harta Bersama Perspektif Sosiologi Hukum Islam”, Jurnal Ilmiah Syari’ah, Vol. 17, No. 1
Kicuk Hariawan dan Habib Adjie, 2002, Kedudukan Hukum Notaris, Akta Notaris Dan Saksi Akta Sebagai Alat Bukti Perkara Perdata, Jurnal Hukum Magnum Opus, Vol. 5 No. 2
Lidya Christina Wardhani, 2017, Tanggung Jawab Notaris/Ppat Terhadap Akta Yang Dibatalkan Oleh Pengadilan, No. 1 Vol. 2, Lex Reinassance, Magister Kenotariatan, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta
Muhammad Alfatah, Anne Gunawan, dan Wira Pranciska, 2017, Pertanggungjawaban Notaris Terrhadap Akta Yang Tidak Dibacakan, Jurnal Nusantara Kenotariatan, Vol. 3 No. 1, Universitas Jayabaya, Jakarta
Nurrahmadani, 2021, TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP HILANGNYA MINUTA AKTA BERDASARKAN PENETAPAN NOMOR 77/Pdt.P/2020/PN Jkt.Pst, Tesis, Padang
Nurihayah, 2022, TANGGUNG JAWAB NOTARIS TERHADAP AKTA PERJANJIAN JUAL BELI MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 2 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN NOTARIS (Studi Kasus Di Kantor Notaris Zulfanda Parlindungan Damanik, SH.Sp.N Jalan Tembakau Deli Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang), Skripsi, Fakultas Hukum, Universitas Medan Area
Putu Vera Purnama Diana, 2016-2017, Pertanggungjawaban Notaris Dalam Pembuatan Akta Berdasarkan Pemalsuan Surat Oleh Para Pihak, Jurnal Ilmiah Magister Kenotariatan, Universitas Udayana, Bali
Rahmad Hendra, 2012, Tanggung Jawab Notaris Terhadap Akta Otentik Yang Penghadapnya Mempergunakan Identitas Palsu, Jurnal Ilmu Hukum, Volume 2 No. 2
Rizki Nurmayanti dan Akhmad Khisni, 2017, Peran Dan Tanggung Jawab Notaris Dalam Pelaksanaan Pembuatan Akta Koperasi, Jurnal Akta, Vol. 4 No. 4
Septianingsih, K, A., Budiartha, I, N, P., Dewi, A, A, S, L. 2020. Kekuatan Alat Bukti Akta Otentik Dalam Pembuktian Perkara Perdata. Jurnal Analogi Hukum. 2 (3). 336-340

Downloads

Published

2025-06-22

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pertanggungjawaban Notaris Atas Pembuatan Akta Pernyataan Kepemilikan Bersama Pada Sebidang Tanah (Studi Kasus Putusan Nomor 191/Pdt.G/2019/Pn.Sda). (2025). UNES Law Review, 7(4), 1548-1559. https://doi.org/10.31933/unesrev.v7i4.2438