[1]
A. Munsyifah, “Keabsahan Perkawinan yang Tidak Dicatatkan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974”, ULR, vol. 7, no. 2, pp. 797–804, Dec. 2024, doi: 10.31933/unesrev.v7i2.2360.