Urgensi Landasan Filosofis, Sosiologis dan Yuridis dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia

Main Article Content

Ali Yusran Gea

Abstract

Perkembangan hukum didunia sangat mempengaruhi sistem hukum yang terhadap hukum suatu negara dan bagaimana hukum tersebutditentukan oleh peradaban manusia baik dari aspek filosofis, yuridis dan sosiologis. Mengembangkan hukum nasional secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan dalam sistem hukum nasional merupakan tujuan dan kewajiban Indonesia sebagai negara hukum, menurut Pasal 1 Ayat [3] UUD 1945. Hal ini untuk menjamin perlindungan hak dan kewajiban seluruh warga negara Indonesia, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar tahun 1945. Oleh sebab itu pembentukan Undang-Undang yang bernilai, berkualitas dan komperensif harus dilakukan secara utuh yang tidak dapat dipisahkan dengan landasan filosofis, yuridis dan sosiologis. Untuk mencapai tujuan pembentukan Undang-Undang yang bernilai, berkualitas dan komperensif serta proses dan mekanisme pembentukan Undang-Undang, maka dituntut kekuasaan eksekutif dan legislatif untuk dapat mengintegrasi serta menggunakan pikiran kritis melalui landasan filosofis, yuridis dan sosiologis dalampembentukan Undang-Undang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Gea, A. Y. (2024). Urgensi Landasan Filosofis, Sosiologis dan Yuridis dalam Pembentukan Undang-Undang di Indonesia. UNES Law Review, 6(4), 10976-10988. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i4.2077
Section
Articles

References

Andriyan, D. N. 2019. Hukum Kelembagaan Negara Dinamika Sebelum dan Sesudah Amandemen UUD 1945. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Handoyo,H. C. 2014. Prinsip-Prinsip Legal Drafting & Desain Naskah Akademik. Yogjakarta: Cahaya Atma Pustaka.
Soekanto, S. & Mahmudji, S. 2003. Penelitian Hukum Normatif, Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suhar. 2010. Filsafat Umum: Konsepsi, Sejarah dan Aliran. Cetakan Kedua. Jakarta: Gaung Persada Press.
Qamar, N. 2010. Perbandingan Sistem Hukum dan Peradilan. Makassar: Refleksi.
Haryanti, T. 2014. Hukum Dan Masyarakat. Jurnal Tahkim Vol. X No. 2. 161.
Khair, O. I. 2022. Analisis Landasan Filosofis, Sosiologis Dan Yuridis Pada Pembentukan Undang-Undang Ibukota Negara. Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 2 No. 1. 7
Laia,S. W.& Daliwu,S. 2022. Urgensi Landasan Filosofis, Sosiologis, Dan Yuridis Dalam Pembentukan Undang-Undang Yang Bersifat Demokratis Di Indonesia. Jurnal Education And Development Vol. 10 No. 1. 548.
Manullang, E. F. M. 2022. Misinterpretasi Ide Gustav Radbruch mengenai Doktrin Filosoļ¬s tentang Validitas dalam Pembentukan Undang-Undang. Jurnal Hukum Vol. 5 No. 2. h. 465.
Putri,D. D. Nama,G. F.& Sulistiono,W. E. 2022. Analisis Sentimen Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pada Twitter Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan (JITET) Vol. 10 No. 1. 34.
Rizani, R. Hasan, A. & Umar, M. 2023. Integrasi Keadilan Moral, Keadilan Hukum, Dan Keadilan Sosial Dalam Putusan Pengadilan. Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory (IJIJEL) Vol. 1 No. 4. 578.
Thahir, B. 2021. Pemerintah dan Pemerintahan Indonesia [Sebuah Bunga Rampai]. Edisi Pertama. Bandung: Cendekia Press.
Toni & Utama,A. S. 2021. Pengaruh Rezim Politik Terhadap Karakter Produk Hukum Di Indonesia. Journal Of Criminology And Justice Vol 1, No 1. 1
Undang-Undang Dasar Tahun 1945
Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Presiden Republik Indonesia
Auli, R. C. 2023. 6 Sistem Hukum yang Berlaku di Dunia.https://www. hukumonline.com/klinik/a/sistem-hukum-lt630c8940aa8b6/.
Khoiroiswa, A. S. https://www.scribd.com/doc/195812976/eropa-kontinental.